Menjadi Pendidik Inspiratif

Seorang pendidik tidak hanya teaching tapi juga harus touching.

Saat ini, lembaga-lembaga pendidikan di Indonesia sudah semakin menjamur keberadaannya. Mengingat pendidikan sebagai salah satu faktor penting yang menunjang keberhasilan sebuah negara. Lembaga pendidikan Indonesia terus berlomba-lomba untuk memperbaiki kualitas dan kuantitas yang dimiliki. Mulai dari sumber daya manusia hingga sarana dan prasarana yang ada.

Sekolah sebagai salah satu lembaga pendidikan tentu tidak hanya menanamkan pengetahuan umum saja, akan tetapi juga harus mengajarkan karakter positif pada diri siswa. Nilai religius harus ditanamkan pada diri siswa sejak dini. Seperti yang diterapkan di SD Islam As-salam Malang. Sekolah yang beralamat di Jalan Bendungan Wonorejo Kecamatan Sukun Kota Malang ini mengutamakan agar para siswanya berprestasi akademik selain juga mampu menjadi generasi muda yang ber-akhlaqul karimah.

Minggu, 19 Juni 2016 SD Islam As-salam menggelar haflah akhirissanah atau pelepasan siswa kelas VI untuk angkatan pertama. Acara yang digelar mulai pukul 15.00 tersebut membuat para guru dan orang tua siswa yang hadir dipenuhi rasa haru. Meski sekolah ini baru berdiri beberapa tahun yang lalu, namun prestasi yang ditorehkan melalui nilai hasil ujian nasional cukup membanggakan. Prestasi tersebut tentu tidak terlepas dari peran semua pihak sekolah serta orang tua di rumah.

Menurut salah satu wali murid selaku pembicara dalam acara tersebut, seorang pendidik tidak hanya teaching tapi juga harus touching. Selama berada di sekolah, guru merupakan orang tua kedua bagi siswa. Jadi tugas guru tidak hanya memindah pengetahuan dari buku ke otak anak, akan tetapi guru juga harus bisa menjadi inspirasi bagi para siswa. Pendidik yang baik adalah pendidik yang mampu memotivasi para siswanya untuk terus berkarya dan berprestasi.

Selepas prosesi wisuda, acara dilanjutkan dengan kegiatan buka puasa bersama dengan para siswa, guru, dan orang tua yang datang. Kegiatan buka bersama ini menciptakan keakraban tersendiri antara orang tua dan para guru.

Pertemuan yang hangat seperti ini perlu dilakukan agar orang tua bisa berdiskusi langsung kepada guru tentang perkembangan buah hati mereka selama di sekolah. Orang tua siswa berharap agar setiap lembaga pendidikan tidak hanya selalu mengajarkan pengetahuan umum saja kepada siswa, akan tetapi juga perlu menanamkan pendidikan karakter seperti yang diterapkan SD Islam As-salam ini.

Related Post