Tidak harus menunggu dewasa untuk menjadi seorang entrepreneur handal.
Siswa-siswi SD Islam As-Salam Malang ini sudah membuktikannya. Melalui kegiatan student day yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 06 Agustus 2016, para siswa SDI As-Salam belajar untuk menjadi usahawan cilik yang hebat.
Tema entrepreneur day atau market day digagas oleh guru SDI As-Salam dengan tujuan agar siswa mempunyai jiwa pebisnis sejak dini. Dalam kegiatan tersebut, siswa kelas 2A bertugas sebagai penjual, sementara siswa kelas lain menjadi pembeli. Siswa yang bertugas sebagai penjual membawa barang dagangannya dari rumah. Umumnya mereka menjual barang-barang yang ringan seperti aneka jajanan pasar, aneka es, kue kering, hingga aksesoris.
Setiap lima siswa penjual ditemani oleh seorang guru. Tugas guru adalah membantu jika ada siswa yang kewalahan saat berjualan. Benar saja, nampak para siswa merasa kewalahan melayani pembeli yang datang secara bersamaan. Siswa kebingungan ketika tidak ada uang kembalian. Namun berkat bantuan guru, kegiatan jual beli tersebut dapat terkendali dengan baik. Siswa di SDI As-Salam juga selalu dibudayakan antre, sehingga tidak ada siswa yang saling berebut ketika membeli.
Yuk intip kegiatan jual beli yang dilakukan oleh para pebisnik cilik dari SDI As-Salam ini…


Sebelum kegiatan jual beli dimulai, guru pendamping bertugas untuk mengecek kesiapan siswa. Pengecekan ini meliputi pendataan barang-barang yang akan dijual, jumlah barang yang akan dijual, harga masing-masing barang, uang yang dibawa siswa dari rumah, dan yang terpenting kesiapan siswa sebelum melakukan jual beli

Menunggu pembeli yang tak kunjung datang.
Padahal, siswa yang bertugas sebagai pembeli masih melakukan apel pagi di halaman sekolah bersama Bapak dan Ibu guru yang lain

Siswa yang bertugas sebagai penjual merasa kewalahan saat diserbu rombongan pembeli.
Jika sudah begini, guru pendamping bertugas untuk membantu siswa yang kerepotan melayani pembeli.

Inilah hasil beberapa saat setelah proses jual beli dilakukan.
Seorang siswa menunjukkan barang dagangannya yang ludes terjual. Hanya tinggal wadahnya saja. Alhamdulillah
Hampir semua barang yang dijual pada kegiatan student day laku terjual. Para orang tua yang turut menemani anaknya dalam kegiatan tersebut nampak bangga atas kemampuan buah hati mereka. Usai kegiatan, siswa diajak untuk menghitung jumlah uang yang mereka peroleh. Meskipun mengaku lelah, namun siswa masih nampak ceria.
Adanya kegiatan entrepreneur day ini mampu mengasah kemampuan berhitung siswa, terutama dalam hal jual beli. Siswa kelas dua belajar bagaimana cara menjadi pedagang yang baik. Kunci utama jika ingin menjadi pedagang yang baik adalah kejujuran. Saat menawarkan barang dagangan ke pembeli juga harus menggunakan cara yang sopan. Sementara siswa kelas lain belajar untuk menjadi pembeli yang jujur pula. Sehingga antara penjual dan pembeli tidak merasa saling dirugikan.
Melalui kegiatan student day tersebut, siswa menjadi tahu bagaimana susahnya mencari uang. Ketika mereka berada di sekolah untuk belajar, ada orang tua yang tengah berjuang mencari nafkah demi terpenuhinya kebutuhan keluarga. Untuk memperoleh rizqi yang halal, dibutuhkan kerja keras dan usaha yang sungguh-sungguh. Karena uang tidak bisa diperoleh dengan cara yang instan, tapi harus bekerja terlebih dahulu.(nis)









